Rabu, 26 Februari 2025

Kompas Kecil

kompas kecil dalam saku

yg tak lagi menunjuk ke selatan atau utara

tak lagi lurus menuju yg satu, tak menentu

berputar, tak terelakan bersama arus

rusak, bersama perjalanan dan waktu


kompas kecil tak tergantikan karena cuma satu,

walau rusak tak mungkin beli baru

karena layaknya batu pondasi bangunan

bersama diri ini, ia terlanjur bersatu 


diri ini yang pernah terbang melayang tinggi

kemudian jatuh hingga hampir mati

dan berusaha bangkit lagi

dan jatuh lagi


diri ini yg pernah punya cita, cinta, dan lainnya

yg pernah mengalami duka dan suka bersamanya

yg pernah sakit kemudian sembuh dan berjuang lagi untuknya

walau mugkin telah hilang arah layaknya kompas kecil dalam saku tadi....

Rabu, 19 Februari 2025

(kucintai (dia) (se((penuh) (hati))))

 kucintai dia dengan sepenuh hati

layaknya matahari yg terus menyinari bumi,

layaknya padi yg terus tumbuh untuk dimasak jadi nasi

yg kemudian ku panen dan nikmati


kucintai dia sepenuh hati

layaknya hidup yg kujalani sampa nanti mati

bersama rasa yg terus tumbuh dalam hati entah sampai kapan

atau entah sampai dimana tergantung takdir yg menanti...


kucintai dengan sepenuh hati 

dia yg pernah datang, kemudian pergi.

pergi dan tak tahu kapan akan kembali,

dia yg pernah mengisi hari-hari yg kulalui

dia yg fisiknya berganti dengan imaji dan memori


kucintai dia dengan hati

dengan hati ini yg kadang terasa dingin dan sepi

dengan raga ini yg mungkin tak sempurna layaknya imaji

dengan fikiran ini yg mungkin tak selalu terpuji

dan dengan tulus ini yg hanya berharap kau bahagia entah disana...

atau disini...


kucintai dia dengan hati yang penuh

penuh harap untuk kau bahagia selalu

bahagia dengan pilihanmu meski bukan aku

pilihan yg mungkin tak sempurna menurutku

tapi selalu berusaha membahagaikan dirimu

itu sudah cukup bagiku...


iya cukup .......